Sabtu, 08 Oktober 2016

Memulai startup studio game

Tentulah sebuah hal yang menarik ketika kita mampu untuk membuat game yang kemudian bermimpi agar bisa membangun sebuah studio game dibawah naungan kita dengan tujuan tujuan yang kita inginkan, tetapi, apakah yakin? sebelum memulai membuat startup studio game ada beberapa faktor yang perlu kamu ketahui agar tidak terjadi kesalahan ke depannya, apa saja faktor faktor yang perlu diketahui itu?

1. Founder dan Co Founder
Membuat sebuah studio game memerlukan rekan yang mampu mensupport berdirinya studio game tersebut, memang membangun sebuah studio game bisa dilakukan sendirian, tetapi nantinya kamu akan kewalahan karena semua hal dari hal teknis hingga ke marketing harus kamu lakukan semuanya sendiri tanpa ada yang membantu. Selain kamu sebagai founder, kamu membutuhkan teman yang mempunyai visi yang sama sebagai co-founder agar beban yang ada akan terasa menjadi lebih ringan. Tapi ingat, carilah co-founder yang mempunyai visi yang sama agar tidak mudah terjadi crash atau perbedaan pendapat di kemudian hari, ini penting! banyak startup kecil yang asal memulai membangun studio game tanpa memikirkan apa visi dan tujuan mereka di awal sehingga di tengah tengah banyak kehilangan arah dan tidak sedikit juga yang berhenti.

2. Visi dan Misi
Adanya visi dan misi berarti ada tujuan akhir yang ingin dicapai oleh organisasi, instansi, kelompok,  atau perusahaan. Dalam membangun studio game, hal ini juga perlu dipertimbangkan. Dengan adanya visi dan misi, anggota studio akan mencapai satu kesepakatan dan tujuan yang sama. Selain itu, apabila ketika suatu saat kita melenceng dari apa yang kita inginkan, adanya visi dan misi dapat mengingatkan kita kembali tujuan apa yang kita inginkan dengan dibangunnya studio game itu sendiri. Tips membuat visi yang bagus adalah buatlah setinggi mungkin, sebesar mungkin, yang sekiranya butuh waktu dan effort yang keras untuk kamu capai agar visi tersebut tidak terlalu muda dicapai, apabila visi sudah tercapai kamu akan bingung apa lagi yang harus kamu lakukan karena visi sudah tercapai. Hal ini memang susah, maka dari itu salah satu alternatif membuat visi adala sesuatu yang sekiranya tidak terlalu sulit tetapi berkelanjutan.
Contoh visi beberapa game studio:
"provide place where customers create their own wonderful, unforgettable experiences" - SQUARE ENIX
"Live the fun way" - Agate Studio
"We provide happiness to our family member, to inspire people, and build a better world to live in" - Mojiken Studio
3. Project Managerial
Adanya studio berarti harus ada kegiatan yang dilakukan agar studio bisa hidup. kegiatan yang dilakukan tentunya harus kegiatan positif dan produktif, apalagi kalau bukan membuat game? Entah itu project yang berdasarkan product based atau project based. Dalam 1 project kamu harus bisa memanage 1 project itu agar bisa benar benar selesai, tidak berhenti di tengah jalan apapun yang terjadi. ya, Apapun yang terjadi. Karena di tengah perjalanan nanti pasti akan ada hambatan secara internal maupun eksternal, dari member sendiri atau dari luar studio. Itu baru satu project, sebuah studio biasanya mengerjakan lebih dari 1 project untuk efektivitas, industri, dan perkembangan studio. Jadi pelajarilah manajemen sedini mungkin!

4. Gaji member
Membangun studio berarti memiliki member, ketika sudah serius menggeluti industri ini, berarti kamu bekerja dalam bidang ini. Tentunya perlu dipikirkan bagaimana menggaji dirimu sendiri dan juga member yang ikut mendukung membangun studio bersama. Kesejahteraan para member adalah salah satu yang membuat studio bisa hidup, karena jika mereka sejahtera dan tidak memikirkan beban pikiran yang lain, ia akan senang hati melakukan pekerjaan di bidang ini. Pada awal membangun, jika tidak punya modal memang agak susah untuk menggaji para member, seperti pengalaman Agate Studio di awal berdirinya, mereka menggaji 18 orang sejumlah IDR 50.000 per bulannya, tetapi semangat mereka yang terus membara dan keinginan berbagi kebahagiaan baik untuk user atau member mereka membuat mereka terus berjuang hingga akhirnya sekarang sudah bisa menggaji para member minimal gaji UMR. Bagaimana dengan kamu yang baru memulai?

5. Kenapa harus studio game?
Pertanyaan yang cukup bagus untuk dipikirkan bersama. Kenapa kamu harus membuat studio game? untuk gaya gayaan? ingin membuat game? atau lainnya? Jika tujuan mu hanyalah agar bisa membuat game, maka kamu tidak harus membangun studio game. Cukup bentuk tim kecil saja dan kamu sudah bisa membuat game. Kebanyakan game developer pemula salah kaprah tentang hal ini. Padahal, ketika membangun studio game, banyak sekali yang harus dipikirkan, beberapa diantaranya adalah:
  1. Kesejahteraan member studio
  2. Cashflow
  3. Target Studio
  4. Visi dan Misi
  5. Fans
  6. Produk
  7. Produktifitas studio
  8. dll.
Intinya, membangun studio berarti kamu serius untuk menekuni bidang tersebut, dan orang orang sekitar pun akan merasa demikian padamu. Jadi, apa kamu sudah yakin untuk membangun studio game?

Melawan rasa malas dalam Produktifitas

Studio game atau tim pembuatan game sudah dibuat, project sudah banyak, banyak yang harus dikerjakan, banyak yang harus di selesaikan. Tetapi pada suatu titik, entah kenapa ada rasa jenuh, bosan, atau malas ya. Ini bahaya, apalagi di dunia industri, produktifitas adalah segalanya. Tetapi kalau memang malas rasanya jadi susah mengerjakan project, kalau dipaksakan untuk dikerjakan pun nanti hasilnya malah jadi setengah setengah dan tidak sepenuh hati, hasilnya bisa tidak sesuai yang diinginkan, tidak maksimal, lalu apa yang harus dilakukan?

Aku akan mencoba menulis tips melawan rasa malas dalam produktifitas dalam berbagai posisi yang mungkin kamu lakukan, baik sebagai pemimpin, maupun diri sendiri. Karena pengalaman yang sudah aku rasakan selama beberapa tahun belakangan ini, maka aku bisa membagikan bagaimana tips agar bisa melawan rasa malas atau minimal project bisa selesai sesuai dengan yang diharapkan. Beberapa tips dibawah, selain dari pengalaman pribadi, juga berdasarkan tips dari game developer senior yang sudah lebih lama merasakan apa yang mungkin akan kamu rasakan nantinya. Jadi, apa saja tips untuk melawan rasa malas supaya kita bisa terus produktif?

Posisi pemimpin
Sebagai pimpinan yang mempunyai project untuk dikerjakan oleh teman teman yang dipimpinnya, ini adalah salah satu posisi yang sangat berat karena pemimpin harus bisa mengatur mood dari yang dipimpin agar pekerjaan tetap berjalan, tetapi yang mengerjakan tetap merasa senang atau minimal tidak merasa terpaksa. Jadi, bagaimana menjaga mood teman teman yang dipimpin  agar pekerjaan bisa selesai sesuai dengan yang diharapkan?

1. Berikan Reward!
Reward atau penghargaan sebagai hasil kerja keras mereka, pastikan mereka memiliki motivasi mengejar reward itu agar pekerjaan tetap berjalan. Dalam perusahaan kebanyakan, terutama perusahaan swasta, Reward paling mudah adalah memberikan karyawannya gaji setiap bulannya, kadang juga diberikan bonus tambahan apabila bekerja lembur. Reward memang tidak harus uang, bisa juga hal yang lain contohnya gadget, atau tiket liburan, atau lainnya. Pemberian reward cukup penting karena dengan adanya reward maka member akan berpikir ada sesuatu yang mereka kejar sehingga mereka akan berusaha bekerja keras agar reward bisa mereka raih. Sebagai contoh karyawan pabrik, dengan adanya reward gaji bulanan mereka menggantungkan hidupnya sepenuhnya pada pabrik, karena jika ia tidak bekerja maka ia tidak bisa hidup. Reward apa yang cocok untuk membermu? silahkan dipikirkan..

2. Pembagian tugas
Ada kalanya kita ingin member belajar sesuatu yang baru sehingga bisa berkembang menjadi lebih baik, sehingga kita berikan pekerjaan yang belum dia kuasai sebelumnya. Hal ini memang bagus, tapi lihatlah kondisi member tersebut, ada kalanya dia semangat belajar sesuatu yang baru, tetapi tak jarang juga dia malas mengerjakan yang diperintahkan karena kesusahan. Tipsnya adalah berikan pekerjaan secara zig zag antara kemampuan yang dia bisa lakukan dan yang harus dia pelajari agar berkembang. Sesuatu yang baru yang harus dia pelajari juga jangan melenceng terlalu jauh dari apa yang dia bisa sehingga dia tidak benar benar memulai dari nol. Jangan juga berikan sebuah pekerjaan yang terlalu banyak sehingga dia tidak ada waktu untuk dirinya sendiri tetapi jangan juga berikan pekerjaan yang terlalu ringan atau terlalu sedikit karena dia nantinya akan bisa jadi terlalu cepat menyelesaikannya dan merasa bosan menunggu pekerjaan yang akan kita berikan selanjutnya (in case kita sudah tidak ada pekerjaan lain untuk dia lakukan).

Posisi diri sendiri
Ini termasuk salah satu yang paling susah, terutama jika kita membuat suatu produk untuk branding kita sendiri. Uang belum tentu dapat, hasil belum tentu bagus, lalu hal apa yang dapat membuat kita bersemangat menyelesaikan pekerjaan kita sendiri? hal apa yangn membuat kita bisa senang, suatu reward yang bisa kita dapatkan sehingga kita mau menyelesaikan pekerjaan tersebut?
Tidak lain dan tidak bukan adalah selesainya produk itu sendiri, ya, terdapat suatu kebanggaan sendiri ketika kita berhasil menyelesaikan suatu produk branding kita sendiri meskipun belum tentu menghasilkan atau hasilnya belum tentu bagus. Tapi kalau hanya seperti itu saja rasanya masih kurang kan ya? rasanya akan lamaaa sekali jika kita hanya menanti satu target, yakni selesainya pekerjaan tersebut, lalu bagaimana agar kita bisa tetap produktif dengan kondisi tersebut?

1. Breakdown daftar pekerjaan
Pecah lah sebuah pekerjaan tersebut hingga menjadi kecil, dan pecah lagi lebih detail sehingga kita bisa mendapatkan daftar pekerjaan yang akan kita lakukan. Semakin lengkap, detail, dan breakdown semakin kecil makan akan semakin baik. Misal, target utama menyelesaikan sebuah game platformer, dapat kita breakdown sebagai berikut:


  • Programming
    • Player Behaviour
      • Walk
      • Jump
      • Die
    • AI Behaviour
      • Patrol
      • Move endless
      • chasing player
      • Die if jumped by player
    • Platform Behaviour
      • Collide with player
      • Moving
      • Destroy after player stand on it
    • NPC Behaviour
      • Patrolling
    • Scoring
      • Add value
      • Decrease value
      • local storage
  • Art Design
    • Player Art
      • Player moving animation
      • Player idle animation
      • Player jumping animation
      • Player die animation
    • Threat
      • Ground Threat
        • Walking animation
        • Idle animation
        • Die animation
      • Air Threat
        • Walking animation
        • Idle animation
        • Die animation
    • Platform
      • Platform level 1
      • Platform level 2
      • Platform level 3
    • Ecosystem
      • Cactus
      • Tree
      • Cloud
    • UI
      • Score
      • Health
      • Main Menu
  • Level Design
    • Level 1
      • Simple City
      • Platform placement
      • Threat placement
      • AI Design
    • Level 2
      • Wild Jungle
      • Platform placement
      • Threat placement
      • AI Design
    • Level 3
      • Horrible Desert
      • Platform placement
      • Threat placement
      • AI Design
  • Sound
    • Background Music
      • Main Menu BGM
      • Level 1 BGM
      • Level 2 BGM
      • Level 3 BGM
    • Sound Effect
      • Player moving
      • Player die
      • Enemy attack
      • Enemy die
      • Win Condition

Semakin detail dan semakin menjorok ke dalam list yang dibuat, maka akan semakin baik, dengan begitu kita bisa tahu hal apa yang harus dilakukan terlebih dahulu dan apabila selesai kita tahu seberapa jauh progres yang telah kita lakukan.

2. List, Progres, Finish

Tuliskan daftar pekerjaan yang sudah dibuat pada daftar pekerjaan yang terbagi menjadi 3, daftar pekerjaan yang harus dilakukan, pekerjaan yang sedang dikerjakan, dan pekerjaan yang selesai. Hal ini membantu kita untuk tracking sampai mana pekerjaan kita dan kita akan merasa telah mencapai achievement tertentu dalam pembuatan produk kita. Berbeda dengan jika kita tidak melakukan ini, kita akan merasa pekerjaan kita tidak ada progres sama sekali sehingga ditengah tengah pekerjaan kita akan merasa bosan dan segera berhenti mengerjakan pekerjaan tersebut karena merasa butuh waktu yang cukup lama untuk menyelesaikannya.
Salah satu alat yang cukup membantu melakukan ini adalah Trello, karena selain kita terbantu tracking pekerjaan kita, trello dibuat flexibel sehingga dapat kita akses darimana saja, dan dapat kita update kapan saja.


Posisi freelance
Nah, posisi ini menurut saya adalah posisi yang cukup mudah untuk melawan rasa malas. Freelance berarti kita melakukan sesuatu pekerjaan untuk membantu orang lain dimana kita dibayar untuk menyelesaikan suatu pekerjaan tersebut. Cara paling mudah menghilangkan rasa malas dari posisi freelancer adalah selalu berpikir bahwa apa yang kita kerjakan ini akan menghasilkan UANG. Ya, kebanyakan manusia akan segera bergerak melakukan apapun apabila mendapatkan uang, siapa sih yang tidak butuh uang untuk biaya hidup sehari hari? masa masih mau nebeng sama orang tua? ga malu tuh?

Hal ini kebalikan daripada menjadi pemimpin. Apabila menjadi pemimpin harus memberi reward pada yang dipimpinnya, maka menjadi freelancer kita bisa jadi orang yang dipimpin, dan reward yang kita kejar adalah uang utamanya.

Selain uang, menjadi freelancer juga perlu ada 1 indikator yang membuat kita tidak boleh malas, yakni waktu. Apabila ada suatu pekerjaan freelance dengan bayaran yang cukup untuk kita hidup selama satu bulan, jangan biarkan pekerjaan itu kita larutkan atau kita selesaikan dalam waktu satu bulan atau lebih. Selesaikanlah secepat mungkin, misal 15-20 hari sehingga kita sebagai freelancer tidak kehabisan waktu untuk berlibur sebelum melakukan pekerjaan freelance lainnya.

Minggu, 02 Oktober 2016

FIFA 15 - Selangkah lebih maju menuju kesempurnaan


Ini tahun 2016, lalu FIFA 2017 sudah rilis, kenapa yang di review FIFA 15? ya, hal itu dikarenakan terdapat beberapa hal pada game ini yang merupakan titik balik kesempurnaan game ini menjadi lebih sempurna untuk dikembangkan ke depannya. Sepak bola, adalah olahraga yang memiliki penggemar terbanyak sedunia. Terbukti dengan banyaknya transfer pemain setiap musimnya di tiap tim agar didapatkan chemistry dan skill yang mumpuni untuk dapat memenangkan setiap pertandingan. Tidak hanya di dunia sepak bola saja, EA Sports juga sibuk dengan game FIFA agar dapat menghadirkan pengalaman baru untuk disajikan pada penggemarnya setiap tahunnya. Nah apa saja hal menarik yang dihadirkan pada game FIFA 15 ini?

Sinematik yang detail di berbagai kondisi
Mulai dari masuknya pemain ke dalam lapangan hingga berakhirnya pertandingan penuh dengan sinematik sehingga pertandingan terasa realistis, tidak banyak hal yang dipotong dalam permainan meskipun kita dapat memilih untuk memotong tiap sinematik yang ditampilkan. Seperti contohnya ketika bola keluar lapangan, game tidak menampilkan layar hitam sebentar kemudian tampil kembali dengan posisi pemain sudah siap untuk melemparkan bolanya, atau ketika bola berhasil dimasukkan ke gawang lawan, kamera tidak langsung menyorot pemain dari jarak dekat mengamati sebentar gerakan pemain berlari ke arah mana, bahkan pemain game dapat mengarahkan pemain bola untuk lari ke arah supporter untuk melakukan selebrasi. Banyak animasi yang ditampilkan sebelum melakukan aksi sehingga game menjadi terlihat realistis layaknya permainan bola sungguhan.

Detail hingga hal hal terkecil
Ya, EA membuat FIFA 15 dengan memperhatikan detail hingga hal yang paling tak kasat mata sekalipun ketika dimainkan. Seperti contohnya, rumput yang terlihat bergoyang atau mendapat interaksi dari pemain, bahkan bisa rusak, detail pencahayaan yang sangat terlihat terutama ketika kita mengganti waktu permainan, pagi, siang, atau malam, perbedaan pencahayaan sangat terasa.

Rumputnya.... 

Ada juga ketika pemain sudah bermain cukup lama dalam lapangan bahkan sempat terjatuh, baju pemain pun bisa ikut kotor terkena tanah tempat dia terjatuh.

Seragam pemain bisa kotor


Pengaruh cuaca
Semakin realistis, pilihan cuaca tidak hanya sebagai kosmetik saja, adanya cuaca hujan ataupun badai sangat mempengaruhi jalannya permainan. Pemain bergerak lebih lamban, bola ditendang menjadi tidak sejauh biasanya, bahkan pemain bisa terpeleset jika mencoba sprint lalu berhenti berbalik arah secara tiba tiba.
Cuaca yang tidak bersahabat juga dapat menguras stamina pemain lebih cepat sehingga pemain game harus dapat mengatur pemainnya agar dapat tetap fit hingga akhir permainan. Intinya perbedaan cuaca dapat benar benar mempengaruhi jalannya permainan.

Kontrol
Setting default yang ada pada bawaan FIFA adalah tanpa Assistance dari game sehingga pemain benar benar menentukan sendiri kemana akan membawa pemain menggiring bola atau menghadang lawan. Sangat memuaskan untuk pemain game yang sudah pro sehingga dengan leluasa menggerakkan pemainnya tetapi agak susah untuk pemain yang baru saja belajar bermain FIFA. 

Selain itu terdapat pilihan opsi kontrol untuk klasik atau advanced, tentunya pilihan advance memiliki variasi yang lebih menarik, namun untuk pemain yang baru cukup dengan kontrol klasik dapat menikmati game ini dengan baik. Beberapa contoh perbedaan kontrol klasik dan advance sebagai berikut



Untuk pemain yang masih baru disarankan untuk mengaktifkan mode assistance untuk membantu berjalannya permainan.


Teknik Membawa Bola
FIFA memiliki banyak pilihan teknik yang dapat digunakan terutama untuk pemain game yang sudah cukup pro untuk memenangkan pertandingan, beberapa diantaranya adalah



KESIMPULAN
Simulasi permainan sepak bola yang satu ini menampilkan visual yang jauh lebih baik dibandingkan versi sebelumnya, dapat dilihat bahwa EA sangat memperhatikan visual bahkan hingga ke detail yang terkecil sekalipun sehingga tampilan game dapat terlihat serealistis mungkin. Gameplay yang ada masih sama dengan versi sebelumnya dengan AI yang sedikit lebih baik tetapi masih perlu penyempurnaan lagi agar lebih sempurna. Ketika pada masanya, banyak pemain juga mengatakan bahwa FIFA15 menjadi game yang lebih baik dibanding pesaing utamanya yakni PES. Rating game ini menurut saya sebagai berikut:


  • Visual       10/10
  • Gameplay   8/10
  • Sound         7/10
  • Content      9/10

Selasa, 20 September 2016

Belum pernah main Clash of Clans? coba baca ini!

Siapa yang tidak tahu salah satu game yang cukup fenomenal hingga sekarang ini, bahkan pasti banyak yang sudah mencapai Town Hall Level 10 ke atas. Game yang dirilis pada 2 Agustus 2012 ini telah didownload lebih dari 100 juta pengguna ini meraih penghargaan dalam dunia game selama beberapa tahun belakangan ini. Mengapa sih game Clash of Clans ini bisa bertahan lama di hati para penggunanya dan terhitung game yang bisa survive lebih dari 2 tahun dan tetap dimainkan meski jaman terus berubah?


Clash of Clans bercerita tentang sebuah clan yang tengah diserang oleh sekumpulan monster, mereka harus bertahan dari serangan para monster dengan membangun tembok pertahanan serta meriam atau menara yang akan menyerang musuh secara otomatis. selain bertahan, agar clan dapat terus bertahan mereka harus mengalahkan musuh yang ada dengan menyerang ke clan mereka menggunakan pasukan yang dimiliki. Tapi menyerang pun tak bisa sembarangan karena clan musuh memiliki strategi bertahan yang berbeda dan cukup unik.

Terdapat beberapa aspek yang dapat dibahas disini, pertama, dari segi gameplay:

Town Building
Membangun sesuatu, menunggu progresnya, hingga bangunan yang dibangun selesai rasanya menyenangkan bagi yang orang yang membangun, apalagi kalau membangunnya berasa seperti di dunia nyata. Ya, di Clash of Clans, kamu membangun atau melakukan upgrade / ekspansi bangunan memerlukan waktu hingga hampir sama di dunia nyata! bisa sampai berhari hari!
Sepertinya sangat membosankan ya? tetapi nyatanya tidak begitu, fitur membangun yang cukup lama ini membuat kita tidak terpaku terlalu lama di depan handphone kita, berbeda dengan game sejenis yang waktu tunggu maksimalnya hanya 12 jam, kita tidak bisa selalu mengecek handphone setiap 2, 4, 6, 8, 12 jam, tetapi mengecek minimal sehari sekali sudah cukup untuk bisa melakukan progres yang berdampak besar pada clan di CoC. Bahkan sambil bermain CoC kita masih bisa melakukan aktivitas pekerjaan lainnya tanpa ketergantungan yang berlebihan pada permainan ini.

Strategy Pattern
Menyerang clan lain harus berhati hati! diperlukan strategi yang cukup matang bahkan mungkin setelah beberapa kali percobaan. Jangan sampai pasukan kita habis sebelum semua bangunan musuh rata dengan tanah. Biasanya kita langsung tumpahkan sisa pasukan yang kita punya pada 1 tempat masuk yang memungkinkan lancarnya penyerangan terhadap lawan. Siapa tahu disana lawan memasang perangkap tak terlihat seperti Bomb, trap, dan hidden tesla. Selain itu urutan dan waktu pengeluaran pasukan juga harus tepat karena ada pasukan yang bisa menjadi tameng pelindung bagi pasukan lainnya, ada karakter bertipe serang cepat, ada karakter dengan tipe menyerang jarak jauh, dan masih banyak lagi. Selain cepat dan tepat, penggunaan pasukan juga harus efisien, karena meskipun pasukan kita masih hidup di akhir penyerangan, pasukan tersebut tidak akan kembali ke clan kita.

Defense 
Selain menyerang clan lain, kita bisa juga diserang oleh pemain lain apabila waktu pelindung clan kita sudah habis, ketika awal bermain kita akan memiliki pelindung clan selama 3 hari dan kita bisa dapatkan pelindung clan lagi dengan membayar sejumlah uang. ketika tidak punya pelindung, maka kita harus membangun pertahanan yang cukup kuat agar pasukan lawan tidak mudah untuk masuk ke wilayah kita dan menghancurkan town hall kita. Hal tersebut tentunya memerlukan strategy dan peletakan aset serta menara pertahanan yang tepat sehingga musuh bisa dikelabui dan dijebak dan segera habis pasukannya sebelum menghancurkan town hall milik kita.

Clan War
Berperang melawan clan lawan selalu kalah? tenang.. ada fitur Clan dimana kita bisa bergabung dengan clan milik orang lain atau membuat sendiri dan mengajak teman untuk bergabung. Selain mendapat bantuan dari teman untuk mengalahkan lawan, dengan adanya clan membuat pertempuran semakin seru, kita tidak lagi bertarung 1 lawan 1 tetapi clan melawan clan. Seperti kebanyakan game yang berdasarkan pada tim, tiap anggota dari tim harus memiliki visi yang sama dan berkontribusi agar dapat memenangkan peperangan.


Hal yang membuat 4 poin diatas menjadi menarik dalam game ini adalah:

BALANCING
Ya, tidak dapat dipungkiri, Clash of Clans adalah salah satu game yang memiliki balancing yang cukup sempurna untuk semua game dimana pemain yang baru saja bermain dapat mengejar pemain yang sudah lama bermain, dan pemain dengan level tinggi belum tentu dapat menghancurkan clan dari pemain dengan level yang lebih rendah darinya. Pengalaman selama 4 tahun lebih mereka melakukan perawatan game ini baik dari segi kualitas dan balance membuat pemain setia Clash of Clans tetap betah untuk bermain di Clash of Clans. Terbukti dengan adanya update pada game ini minimal sebulan sekali mereka terus membuat game ini menjadi game yang adiktif tetapi tidak membuat ketergantungan.


Selain gameplay terdapat bonus yang membuat kita semakin betah untuk memainkan game Clash of Clans ini berlama lama, yakni:

Game Feel
Baik dari visual, musik, kontrol dan segala aspek yang ada pada Clash of Clans terasa sangat nyaman untuk dimainkan. Bayangkan saja, dalam Clash of Clans terdapat puluhan bangunan yang masing masing berubah sprite / gambar setiap kita melakukan upgrade / ekspansi, selain itu spritenya beranimasi pula. Tidak berhenti dari dari segi visual saja, tetapi hal yang sama juga terdapat pada musik atau suara pada bangunan. Ya, masing masing bangunan akan mengeluarkan suara yang berbeda ketika kita pilih ataupun lakukan ekspansi. penggambaran karakter yang berbeda beda, bangunan yang beragam, serta ekosistem yang ada bisa menyatu dan sangat pas ketika dipertemukan satu sama lain.
Kontrol ketika kita melakukan pilihan ataupun mengeluarkan pasukan juga sangat pas tanpa ada delay sehingga ketika kita sentuhkan jari kita pada layar touch screen handphone, saat itu juga pilihan terjadi.

secara keseluruhan, penilaian untuk game Clash of Clans sebagai berikut:

  • Gameplay : 9/10
  • Graphcis   : 9/10
  • Music       : 9/10
  • Story        : 7/10
  • Content    : 9/10


Sabtu, 04 Juni 2016

Slime Domination Devlog #1

Halo lagi!!
Setelah kemarin aku share tentang tips video untuk kompetisi game, kali ini mau update devlog hasil dari tips yang aku share kemarin nih. yak, Slime Domination yang video submissionnya aku update lalu aku lombakan kan berhasil maju hingga ke babak final. Dalam babak final masing masing kategori terdapat 4 finalis. Sementara juara hanya diambil 2 besar saja. Para finalis diwajibkan untuk mengikuti pameran karyanya dan alhamdulillah booth Slime Domination cukup ramai dikunjungi pengunjung dan dimainkan hingga antrian yang cukup lumayan bahkan hingga ketika kami sudah saatnya untuk presentasi di hadapan para juri.

Untungnya jurinya tidak benar benar melihat dari segi pendidikan, tema, atau akademis. ya, kebetulan sekali jurinya juga lumayan paham tentang dunia game (kemungkinan juga gamer :3 ) sehingga kami tidak perlu banyak menjelaskan istilah yang mungkin asing untuk orang awam dan para juri juga memberikan masukan yang cukup baik untuk perkembangan selanjutnya.

Tibalah saatnya pengumuman pemenang. Memang tidak semeriah acara pada umumnya, tetapi para panitia cukup ramah dalam berkomunikasi dengan peserta. karena juara ada 2, tiba saatnya dipanggil juara kedua, dan juara kedua dalam lomba cipta karsa enumeration Pens 2016 kategori game kreatif diberikan kepada game Indonesian Culture Dress Up oleh Joy Leap Studio, teman sekelasku sendiri, haha. Kemudian pada saat dipanggil juara pertama, MC menyebutkan "Slim Domination", Yeaaaaaahhhh, antara senang dan sedih karena panitia salah menuliskan judul game dengan juara pertama pada kompetisi game kali ini. Slime Domination masih menyimpan banyak potensial untuk dikembangkan dan masih akan kami kembangkan hingga bisa masuk Steam.


berikut beberapa gambar dokumentasi acara















Rabu, 01 Juni 2016

Tips membuat video teaser kompetisi game

Halo, sudah tahu salah satu  game buatanku yang berjudul Slime Domination kan? sudah coba? kalau belum bisa cek widget di kanan atas. Selama sebulan terakhir setelah rilis terdapat update yang cukup lumayan masif, beberapa diantaranya adalah:
1. Penambahan level, total 3 level
2. Visual main menu yang baru
3. Penambahan loading screen
4. Bug Fix yang sangat banyak (terima kasih banyak kepada para tester)
5. Penambahan leaderboard
6. Tombol penghapus leaderboard
7. Pengenalan karakter baru, Mad profesor

Saat ini Slime domination telah diikutkan dalam 2 lomba, yakni "MAGE - Multimedia and Game Event" dan "LCKS Game Enumeration 2016" dan alhamdulillah telah meraih juara 3 pada event MAGE, dan masuk sebagai Finalis 4 besar dalam Enumeration 2016.
Kesamaan dari 2 kompetisi game ini adalah meminta peserta untuk mengupload video teaser dari game yang diikutkan dalam kompetisi, sama seperti kompetisi microsoft imagine cup. Bagaimana sih supaya game yang kita ikutkan bisa memenangkan babak penyisihan dan bisa lolos masuk ke final?

Berikut adalah video yang diikutkan dalam MAGE 2016


dan berikut adalah video Slime domination yang diikutkan dalam kompetisi enumeration 2016

bagaimana? sudah dilihat?
apabila di analisis terdapat kelebihan dan kekurangan dalam video yang aku upload diatas,
dalam video MAGE:
(note, '+' untuk kelebihan, '-' untuk kekurangan)
+ Epic Opening / Dramatical Entrance
+ Developer review tentang game development
+ Gameplay section
- Player's review

sementara untuk video untuk Enumeration 2016:
+ Dramatical entrance / epic opening
+ Developer review tentang game development
+ Player's review
+ Youtuber's review
- Gameplay section

setelah melihat analisis diatas, ya, dapat kita simpulkan video teaser game untuk kompetisi yang bagus salah satunya adala mengandung unsur berikut:
1. developer review tentang game development
2. player's review
3. gameplay section

hal ini juga kebanyakan telah di aplikasikan pada video video yang di upload di youtube untuk mengikuti kompetisi microsoft imagine cup. Setelah memasukkan unsur unsur yang ada sisanya adalah bagaimana mengemas teaser video untuk game kamu menjadi semenarik mungkin. Perlu diperhatikan juga bahwa game yang kamu buat juga harus bisa menarik perhatian bagi penonton yang melihat video tersebut untuk pertama kali. karena adanya video teaser salah satunya adalah untuk mempromosikan game yang telah kamu buat agar ada pemain baru yang tertarik dengan game buatanmu sehingga mau memainkan game buatanmu

Sabtu, 07 Mei 2016

Pekerjaan dalam dunia industri game

Lama tak posting, kali ini aku ingin berbagi tentang beberapa pekerjaan yang ada hubungannya tentang dunia industri game, jadi jika kamu sebenarnya punya passion yang tinggi terhadap industri game namun ternyata tidak mampu menjadi bagian dari tim pembuatan game seperti yang pernah aku posting disini, tenang saja karena ada beberapa pekerjaan lain. Tentunya daftar ini adalah daftar salah satu yang paling umum.  Jadi apa saja pekerjaan yang ada hubungannya dengan dunia industri game?

Programmer
Programmer | Featured
Adalah pekerjaan paling krusial dalam industri game. Game tidak akan pernah terwujud tanpa adanya programmer, bagaikan membangun bangunan yang tak akan pernah terwujud tanpa kuli yang membangun.

Dalam tim yang mengerjakan game berskala besar (AAA), jumlah programmer juga biasanya paling banyak (atau biasanya terbanyak kedua setelah tester), dengan tugas yang sangat bervariasi. Mulai dari programmer yang bertanggung jawab untuk artificial intelligence (AI), programmer gameplay, programmer yang bertanggung jawab atas lancarnya grafis, sampai ke programmer yang menangani engine yang bisa mewujudkan game tersebut.

Memang dengan teknologi engine game yang ada sekarang, semakin banyak cara untuk bisa membuat game tanpa pengetahuan mendalam tentang programming. Tapi tetap ada baiknya jika developer mengetahui dasar-dasar programming, atau setidaknya bagaimana logika komputer bekerja. Dengan begitu proses pengenbangan game pun bisa berjalan dengan lebih lancar dan optimal.

Game Desainer
Mintsphere | Flowchart
Ini dia profesi yang paling sering menimbulkan salah paham pada banyak orang. Meskipun mengandung kata “desainer,” profesi ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan desainer grafis. Ya, desainer game tidak bertanggung jawab (atau setidaknya tidak banyak bertanggung jawab) atas visual dalam game. Desainer game justru bertanggung jawab atas alur permainan dan memastikan agar pemain selalu bisa menikmati game yang dimainkan.

Tanggung jawab desainer game sendiri cukup luas, dan untuk game berskala AAA, biasanya profesi ini ditangani oleh banyak orang yang bertanggung jawab atas hal yang berbeda-beda. Ada yang berperan sebagai desainer level, ada yang mendesain gaya permainan dan menyeimbangkannya agar tidak terlalu susah atau mudah, memastikan pengalaman bermain secara keseluruhan oke, dan tidak jarang juga posisi ini bertanggung jawab untuk urusan cerita dalam game (setidaknya untuk tim developer berskala kecil).

Jadi, jika lain kali kamu bermain game dengan IAP yang terasa sangat mencekik dompet, desainer game adalah orang yang perlu kamu salahkan.

Oh sekadar pengingat, desainer game bukanlah “idea guy“. Tugas dari posisi ini tidak melibatkan aksi mengumpulkan ide dan menyerahkan sisanya ke orang lain. Karena memang tidak ada posisi seperti itu di profesi apa pun, kalaupun ada pastinya ada yang salah dengan struktur organisasi tim tersebut.

Artist 2D / 3D
Diana Khamida | Boss Pixel Art
Apakah kamu termasuk gamer yang lebih memilih game yang dapat memanjakan mata? Jika iya, berterimakasihlah kepada para artis. Artis di sini diambil dari kata seniman, bukan artis seperti para aktor dan aktris kondang yang biasa tampil di layar kaca. Tugas artis adalah untuk menghasilkan visual dalam game, baik itu 3D ataupun 2D, tergantung kemampuan dari sang artis tersebut.

Membuat visual dalam game meliputi penggambaran frame animasi, penggambaran konsep dari game yang tengah dikembangkan, sampai ke pembuatan material untuk tujuan promosi. Skill set yang berbeda dibutuhkan tergantung menjadi artis seperti apa yang kamu inginkan.

Memahami cara menggunakan software, matematika, dan seni pahat jelas penting jika ingin menjadi artis 3D. Sedangkan jika kamu ingin mendalami piksel, kamu perlu memahami juga cara mengoptimalkan sebuah gambar agar terlihat indah dengan palet warna yang amat sangat terbatas.

Game Tester
Game Tester | Dorkly Comic
“Waaah enak banget kerjanya main game doang setiap hari,” mungkin kalimat tersebut adalah kalimat paling sering didengar dan membuat jengkel tester game. Yah pernyataan tersebut memang tidak sepenuhnya salah, tapi tidak seindah yang terdengar juga.

Bayangkan saja kalau kamu harus memainkan game yang sama setiap hari, mengulanginya terus menerus, dan mencoba melakukan hal-hal aneh yang bisa merusak game (ya, kamu tidak salah baca). Oh jangan lupa juga, game yang kamu mainkan adalah game yang belum selesai dikembangkan, jadi jangan bandingkan dengan pengalaman bermain game normal.

Peran tester sangatlah penting, dan sayangnya tidak jarang dalam sebuah tim para developer menganggap tester layaknya karakter antagonis yang bisa merusak hidup dan game yang mereka kembangkan (tidak sepenuhnya salah juga).

Jika kamu berminat untuk menjadi tester game, pastikan saja kamu memiliki kemampuan untuk bermain game dengan baik dan juga memiliki ketelitian yang amat sangat mendetail untuk menemukan hal-hal yang kadang tidak bisa ditemukan dengan mudah. Tidak sampai di situ, kamu juga harus bisa mendeskripsikan masalah-masalah yang kamu temukan dengan sangat jelas ya.

Produser Game
Jade Raymond | Photo
Ketika berbicara soal produser, umumnya hal yang muncul di pikiran banyak orang adalah produser film atau acara TV. Cukup wajar karena memang posisi produser game di Indonesia adalah suatu pekerjaan yang amat asing. Bahkan para penikmat game pun belum tentu memahami kulit luar dari pekerjaan produser sekalipun.

Untuk memudahkan penjelasan, produser game bertanggung jawab atas jalannya sebuah projek game. Produser akan menjadi orang yang paling aktif berkomunikasi dengan penerbit ataupun perwakilan dari studio luar yang ikut terlibat dalam pengembangan (untuk tim berskala besar).

Produser akan membantu para pemimpin tim dalam membagi tugas anggota, menyusun jadwal deadline dari game yang tengah dikerjakan, dan juga berbagai aktivitas yang menuntut berbagai birokrasi dari sisi pengembang. Mengingat tanggung jawabnya yang besar, posisi produser umumnya dipegang oleh orang yang sudah memiliki pengalaman memimpin tim atau pengetahuan yang luas tentang berbagai hal.

Jurnalis Game
TIA x EV Hive Fahmi Session | Photo 1
Sebagai seorang jurnalis game, kamu akan dituntut untuk bisa menulis dengan baik dan benar, serta memiliki pemahaman yang mumpuni tentang industri game. Tidak perlu menjadi gamer yang jago bermain game untuk terjun ke profesi ini, tapi familier dengan berbagai genre jelas merupakan sebuah kewajiban tersendiri.

Pekerjaan jurnalis game meliputi pembuatan review game, menulis berita tentang video game, melakukan wawancara dengan pelaku-pelaku industri, sampai ke menyajikan konten-konten berbobot dan kritis mengenai dunia yang unik ini.

Apakah ini berarti orang yang mau menjadi jurnalis game perlu belajar jurnalistik? Belum tentu, mengingat banyak anggota tim editorial jurnalis game lokal sendiri banyak diisi dengan orang-orang dengan latar belakang edukasi yang yang tidak berhubungan dengan jurnalistik. Tapi kamu perlu mempelajari tentang berbagai kode etik jurnalistik dan tentu saja bagaimana cara menyajikan informasi dengan kalimat yang baik.

Bekerja di penerbit
Garena | Logo
Penerbit atau istilah kerennya publisher, adalah tim yang bertanggung jawab menyebarkan game yang dibuat oleh developer hingga ke tangan pemain. Meski belakangan ini peran publisher semakin minim karena munculnya berbagai platform yang memungkinkan developer agar mampu untuk self-publish, tetap saja publisher memiliki peran yang cukup penting dalam industri game, baik bagi pemain maupun developer game.

Posisi di tim penerbit juga luas, tapi umumnya penerbit akan memiliki tanggung jawab untuk melakukan kurasi apakah suatu game pantas untuk mereka terbitkan, membantu promosi ke gamer serta media, dan juga memastikan game yang telah dikembangkan dijual di toko-toko (digital ataupun fisik) yang tepat.

Di Indonesia sendiri lebih banyak penerbit game dengan skala besar daripada developer dengan skala besar. Sebut saja nama-nama seperti LYTO, Garena, Gemscool, dan masih banyak lagi.

Let's Player
Let's Play DreadOut Keepers of the Dark PART 2 | Featured
Salah satu profesi yang bisa dibilang cukup muda dalam dunia game. Beberapa tahun lalu belum pernah kita terbayangkan akan mendapatkan uang hanya dengan berteriak di depan kamera sambil memainkan game dapat menjadi salah satu profesi untuk bertahan hidup. Tetapi nyatanya orang orang seperti PewDiePie dan lainnya mampu menghasilkan jutaan dollar tiap tahunnya melalui youtube.

Pasar untuk profesi ini sebenarnya sudah cukup ramai sehingga hanya bermain game dan berteriak di depan kamera saja tidak akan cukup untuk menjamin kesuksesan dalam profesi ini. Namun jika kamu merasa kamu adalah orang yang cukup menarik, dan mampu menyajikan video let's play yang cukup menarik, tentunya tidak menutup kemungkinan kamu bisa mengikuti jejak orang seperti PewDiePie dan kawan kawan.

Pemain Game Profesional (eSport)
ESL One Manila 2016 | Photo 9
Muncul dan bangkitnya game yang cukup kompetitif di era sekarang ini juga membuka lahan pekerjaan baru dalam dunia game. Kalau kamu sangat mahir dengan bermain game, tidak ada salahnya mencoba pekerjaan yang sering dianggap remeh ini padahal membutuhkan persyaratan yang cukup berat.

Menjadi gamer profesional butuh latihan yang sangat berat. Ahli memainkan game Final Fantasy atau Flappy Bird tidak akan membuatmu menjadi seorang atlet eSport, tetapi ahli dalam memainkan game yang kompetitif melawan pemain lain akan menjadi pijakan untuk menekuni bidang ini.

Layaknya atlet olahraga biasa, usia dari atlet esport pun bisa dibilang cukup pendek. Tidak banyak atlet yang masih sangat aktif setelah menginjak usia tiga puluh. Bahkan salah satu anggota tim yang menjuarai kompetisi The International tahun lalu saja adalah seorangpemuda yang baru berusia lima belas tahun.

Lainnya
Memang masih banyak posisi lain yang bisa kamu tekuni di industri game. Mulai dari bekerja membuat platform yang mendukung ekosistem game, bekerja di perusahaan yang menyediakan jasa pembayaran game, sampai ke menjadi bagian dari tim marketing sebuah perusahaan game.

Sumber:
Tech In Asia