Selasa, 20 September 2016

Belum pernah main Clash of Clans? coba baca ini!

Siapa yang tidak tahu salah satu game yang cukup fenomenal hingga sekarang ini, bahkan pasti banyak yang sudah mencapai Town Hall Level 10 ke atas. Game yang dirilis pada 2 Agustus 2012 ini telah didownload lebih dari 100 juta pengguna ini meraih penghargaan dalam dunia game selama beberapa tahun belakangan ini. Mengapa sih game Clash of Clans ini bisa bertahan lama di hati para penggunanya dan terhitung game yang bisa survive lebih dari 2 tahun dan tetap dimainkan meski jaman terus berubah?


Clash of Clans bercerita tentang sebuah clan yang tengah diserang oleh sekumpulan monster, mereka harus bertahan dari serangan para monster dengan membangun tembok pertahanan serta meriam atau menara yang akan menyerang musuh secara otomatis. selain bertahan, agar clan dapat terus bertahan mereka harus mengalahkan musuh yang ada dengan menyerang ke clan mereka menggunakan pasukan yang dimiliki. Tapi menyerang pun tak bisa sembarangan karena clan musuh memiliki strategi bertahan yang berbeda dan cukup unik.

Terdapat beberapa aspek yang dapat dibahas disini, pertama, dari segi gameplay:

Town Building
Membangun sesuatu, menunggu progresnya, hingga bangunan yang dibangun selesai rasanya menyenangkan bagi yang orang yang membangun, apalagi kalau membangunnya berasa seperti di dunia nyata. Ya, di Clash of Clans, kamu membangun atau melakukan upgrade / ekspansi bangunan memerlukan waktu hingga hampir sama di dunia nyata! bisa sampai berhari hari!
Sepertinya sangat membosankan ya? tetapi nyatanya tidak begitu, fitur membangun yang cukup lama ini membuat kita tidak terpaku terlalu lama di depan handphone kita, berbeda dengan game sejenis yang waktu tunggu maksimalnya hanya 12 jam, kita tidak bisa selalu mengecek handphone setiap 2, 4, 6, 8, 12 jam, tetapi mengecek minimal sehari sekali sudah cukup untuk bisa melakukan progres yang berdampak besar pada clan di CoC. Bahkan sambil bermain CoC kita masih bisa melakukan aktivitas pekerjaan lainnya tanpa ketergantungan yang berlebihan pada permainan ini.

Strategy Pattern
Menyerang clan lain harus berhati hati! diperlukan strategi yang cukup matang bahkan mungkin setelah beberapa kali percobaan. Jangan sampai pasukan kita habis sebelum semua bangunan musuh rata dengan tanah. Biasanya kita langsung tumpahkan sisa pasukan yang kita punya pada 1 tempat masuk yang memungkinkan lancarnya penyerangan terhadap lawan. Siapa tahu disana lawan memasang perangkap tak terlihat seperti Bomb, trap, dan hidden tesla. Selain itu urutan dan waktu pengeluaran pasukan juga harus tepat karena ada pasukan yang bisa menjadi tameng pelindung bagi pasukan lainnya, ada karakter bertipe serang cepat, ada karakter dengan tipe menyerang jarak jauh, dan masih banyak lagi. Selain cepat dan tepat, penggunaan pasukan juga harus efisien, karena meskipun pasukan kita masih hidup di akhir penyerangan, pasukan tersebut tidak akan kembali ke clan kita.

Defense 
Selain menyerang clan lain, kita bisa juga diserang oleh pemain lain apabila waktu pelindung clan kita sudah habis, ketika awal bermain kita akan memiliki pelindung clan selama 3 hari dan kita bisa dapatkan pelindung clan lagi dengan membayar sejumlah uang. ketika tidak punya pelindung, maka kita harus membangun pertahanan yang cukup kuat agar pasukan lawan tidak mudah untuk masuk ke wilayah kita dan menghancurkan town hall kita. Hal tersebut tentunya memerlukan strategy dan peletakan aset serta menara pertahanan yang tepat sehingga musuh bisa dikelabui dan dijebak dan segera habis pasukannya sebelum menghancurkan town hall milik kita.

Clan War
Berperang melawan clan lawan selalu kalah? tenang.. ada fitur Clan dimana kita bisa bergabung dengan clan milik orang lain atau membuat sendiri dan mengajak teman untuk bergabung. Selain mendapat bantuan dari teman untuk mengalahkan lawan, dengan adanya clan membuat pertempuran semakin seru, kita tidak lagi bertarung 1 lawan 1 tetapi clan melawan clan. Seperti kebanyakan game yang berdasarkan pada tim, tiap anggota dari tim harus memiliki visi yang sama dan berkontribusi agar dapat memenangkan peperangan.


Hal yang membuat 4 poin diatas menjadi menarik dalam game ini adalah:

BALANCING
Ya, tidak dapat dipungkiri, Clash of Clans adalah salah satu game yang memiliki balancing yang cukup sempurna untuk semua game dimana pemain yang baru saja bermain dapat mengejar pemain yang sudah lama bermain, dan pemain dengan level tinggi belum tentu dapat menghancurkan clan dari pemain dengan level yang lebih rendah darinya. Pengalaman selama 4 tahun lebih mereka melakukan perawatan game ini baik dari segi kualitas dan balance membuat pemain setia Clash of Clans tetap betah untuk bermain di Clash of Clans. Terbukti dengan adanya update pada game ini minimal sebulan sekali mereka terus membuat game ini menjadi game yang adiktif tetapi tidak membuat ketergantungan.


Selain gameplay terdapat bonus yang membuat kita semakin betah untuk memainkan game Clash of Clans ini berlama lama, yakni:

Game Feel
Baik dari visual, musik, kontrol dan segala aspek yang ada pada Clash of Clans terasa sangat nyaman untuk dimainkan. Bayangkan saja, dalam Clash of Clans terdapat puluhan bangunan yang masing masing berubah sprite / gambar setiap kita melakukan upgrade / ekspansi, selain itu spritenya beranimasi pula. Tidak berhenti dari dari segi visual saja, tetapi hal yang sama juga terdapat pada musik atau suara pada bangunan. Ya, masing masing bangunan akan mengeluarkan suara yang berbeda ketika kita pilih ataupun lakukan ekspansi. penggambaran karakter yang berbeda beda, bangunan yang beragam, serta ekosistem yang ada bisa menyatu dan sangat pas ketika dipertemukan satu sama lain.
Kontrol ketika kita melakukan pilihan ataupun mengeluarkan pasukan juga sangat pas tanpa ada delay sehingga ketika kita sentuhkan jari kita pada layar touch screen handphone, saat itu juga pilihan terjadi.

secara keseluruhan, penilaian untuk game Clash of Clans sebagai berikut:

  • Gameplay : 9/10
  • Graphcis   : 9/10
  • Music       : 9/10
  • Story        : 7/10
  • Content    : 9/10


Sabtu, 04 Juni 2016

Slime Domination Devlog #1

Halo lagi!!
Setelah kemarin aku share tentang tips video untuk kompetisi game, kali ini mau update devlog hasil dari tips yang aku share kemarin nih. yak, Slime Domination yang video submissionnya aku update lalu aku lombakan kan berhasil maju hingga ke babak final. Dalam babak final masing masing kategori terdapat 4 finalis. Sementara juara hanya diambil 2 besar saja. Para finalis diwajibkan untuk mengikuti pameran karyanya dan alhamdulillah booth Slime Domination cukup ramai dikunjungi pengunjung dan dimainkan hingga antrian yang cukup lumayan bahkan hingga ketika kami sudah saatnya untuk presentasi di hadapan para juri.

Untungnya jurinya tidak benar benar melihat dari segi pendidikan, tema, atau akademis. ya, kebetulan sekali jurinya juga lumayan paham tentang dunia game (kemungkinan juga gamer :3 ) sehingga kami tidak perlu banyak menjelaskan istilah yang mungkin asing untuk orang awam dan para juri juga memberikan masukan yang cukup baik untuk perkembangan selanjutnya.

Tibalah saatnya pengumuman pemenang. Memang tidak semeriah acara pada umumnya, tetapi para panitia cukup ramah dalam berkomunikasi dengan peserta. karena juara ada 2, tiba saatnya dipanggil juara kedua, dan juara kedua dalam lomba cipta karsa enumeration Pens 2016 kategori game kreatif diberikan kepada game Indonesian Culture Dress Up oleh Joy Leap Studio, teman sekelasku sendiri, haha. Kemudian pada saat dipanggil juara pertama, MC menyebutkan "Slim Domination", Yeaaaaaahhhh, antara senang dan sedih karena panitia salah menuliskan judul game dengan juara pertama pada kompetisi game kali ini. Slime Domination masih menyimpan banyak potensial untuk dikembangkan dan masih akan kami kembangkan hingga bisa masuk Steam.


berikut beberapa gambar dokumentasi acara















Rabu, 01 Juni 2016

Tips membuat video teaser kompetisi game

Halo, sudah tahu salah satu  game buatanku yang berjudul Slime Domination kan? sudah coba? kalau belum bisa cek widget di kanan atas. Selama sebulan terakhir setelah rilis terdapat update yang cukup lumayan masif, beberapa diantaranya adalah:
1. Penambahan level, total 3 level
2. Visual main menu yang baru
3. Penambahan loading screen
4. Bug Fix yang sangat banyak (terima kasih banyak kepada para tester)
5. Penambahan leaderboard
6. Tombol penghapus leaderboard
7. Pengenalan karakter baru, Mad profesor

Saat ini Slime domination telah diikutkan dalam 2 lomba, yakni "MAGE - Multimedia and Game Event" dan "LCKS Game Enumeration 2016" dan alhamdulillah telah meraih juara 3 pada event MAGE, dan masuk sebagai Finalis 4 besar dalam Enumeration 2016.
Kesamaan dari 2 kompetisi game ini adalah meminta peserta untuk mengupload video teaser dari game yang diikutkan dalam kompetisi, sama seperti kompetisi microsoft imagine cup. Bagaimana sih supaya game yang kita ikutkan bisa memenangkan babak penyisihan dan bisa lolos masuk ke final?

Berikut adalah video yang diikutkan dalam MAGE 2016


dan berikut adalah video Slime domination yang diikutkan dalam kompetisi enumeration 2016

bagaimana? sudah dilihat?
apabila di analisis terdapat kelebihan dan kekurangan dalam video yang aku upload diatas,
dalam video MAGE:
(note, '+' untuk kelebihan, '-' untuk kekurangan)
+ Epic Opening / Dramatical Entrance
+ Developer review tentang game development
+ Gameplay section
- Player's review

sementara untuk video untuk Enumeration 2016:
+ Dramatical entrance / epic opening
+ Developer review tentang game development
+ Player's review
+ Youtuber's review
- Gameplay section

setelah melihat analisis diatas, ya, dapat kita simpulkan video teaser game untuk kompetisi yang bagus salah satunya adala mengandung unsur berikut:
1. developer review tentang game development
2. player's review
3. gameplay section

hal ini juga kebanyakan telah di aplikasikan pada video video yang di upload di youtube untuk mengikuti kompetisi microsoft imagine cup. Setelah memasukkan unsur unsur yang ada sisanya adalah bagaimana mengemas teaser video untuk game kamu menjadi semenarik mungkin. Perlu diperhatikan juga bahwa game yang kamu buat juga harus bisa menarik perhatian bagi penonton yang melihat video tersebut untuk pertama kali. karena adanya video teaser salah satunya adalah untuk mempromosikan game yang telah kamu buat agar ada pemain baru yang tertarik dengan game buatanmu sehingga mau memainkan game buatanmu

Sabtu, 07 Mei 2016

Pekerjaan dalam dunia industri game

Lama tak posting, kali ini aku ingin berbagi tentang beberapa pekerjaan yang ada hubungannya tentang dunia industri game, jadi jika kamu sebenarnya punya passion yang tinggi terhadap industri game namun ternyata tidak mampu menjadi bagian dari tim pembuatan game seperti yang pernah aku posting disini, tenang saja karena ada beberapa pekerjaan lain. Tentunya daftar ini adalah daftar salah satu yang paling umum.  Jadi apa saja pekerjaan yang ada hubungannya dengan dunia industri game?

Programmer
Programmer | Featured
Adalah pekerjaan paling krusial dalam industri game. Game tidak akan pernah terwujud tanpa adanya programmer, bagaikan membangun bangunan yang tak akan pernah terwujud tanpa kuli yang membangun.

Dalam tim yang mengerjakan game berskala besar (AAA), jumlah programmer juga biasanya paling banyak (atau biasanya terbanyak kedua setelah tester), dengan tugas yang sangat bervariasi. Mulai dari programmer yang bertanggung jawab untuk artificial intelligence (AI), programmer gameplay, programmer yang bertanggung jawab atas lancarnya grafis, sampai ke programmer yang menangani engine yang bisa mewujudkan game tersebut.

Memang dengan teknologi engine game yang ada sekarang, semakin banyak cara untuk bisa membuat game tanpa pengetahuan mendalam tentang programming. Tapi tetap ada baiknya jika developer mengetahui dasar-dasar programming, atau setidaknya bagaimana logika komputer bekerja. Dengan begitu proses pengenbangan game pun bisa berjalan dengan lebih lancar dan optimal.

Game Desainer
Mintsphere | Flowchart
Ini dia profesi yang paling sering menimbulkan salah paham pada banyak orang. Meskipun mengandung kata “desainer,” profesi ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan desainer grafis. Ya, desainer game tidak bertanggung jawab (atau setidaknya tidak banyak bertanggung jawab) atas visual dalam game. Desainer game justru bertanggung jawab atas alur permainan dan memastikan agar pemain selalu bisa menikmati game yang dimainkan.

Tanggung jawab desainer game sendiri cukup luas, dan untuk game berskala AAA, biasanya profesi ini ditangani oleh banyak orang yang bertanggung jawab atas hal yang berbeda-beda. Ada yang berperan sebagai desainer level, ada yang mendesain gaya permainan dan menyeimbangkannya agar tidak terlalu susah atau mudah, memastikan pengalaman bermain secara keseluruhan oke, dan tidak jarang juga posisi ini bertanggung jawab untuk urusan cerita dalam game (setidaknya untuk tim developer berskala kecil).

Jadi, jika lain kali kamu bermain game dengan IAP yang terasa sangat mencekik dompet, desainer game adalah orang yang perlu kamu salahkan.

Oh sekadar pengingat, desainer game bukanlah “idea guy“. Tugas dari posisi ini tidak melibatkan aksi mengumpulkan ide dan menyerahkan sisanya ke orang lain. Karena memang tidak ada posisi seperti itu di profesi apa pun, kalaupun ada pastinya ada yang salah dengan struktur organisasi tim tersebut.

Artist 2D / 3D
Diana Khamida | Boss Pixel Art
Apakah kamu termasuk gamer yang lebih memilih game yang dapat memanjakan mata? Jika iya, berterimakasihlah kepada para artis. Artis di sini diambil dari kata seniman, bukan artis seperti para aktor dan aktris kondang yang biasa tampil di layar kaca. Tugas artis adalah untuk menghasilkan visual dalam game, baik itu 3D ataupun 2D, tergantung kemampuan dari sang artis tersebut.

Membuat visual dalam game meliputi penggambaran frame animasi, penggambaran konsep dari game yang tengah dikembangkan, sampai ke pembuatan material untuk tujuan promosi. Skill set yang berbeda dibutuhkan tergantung menjadi artis seperti apa yang kamu inginkan.

Memahami cara menggunakan software, matematika, dan seni pahat jelas penting jika ingin menjadi artis 3D. Sedangkan jika kamu ingin mendalami piksel, kamu perlu memahami juga cara mengoptimalkan sebuah gambar agar terlihat indah dengan palet warna yang amat sangat terbatas.

Game Tester
Game Tester | Dorkly Comic
“Waaah enak banget kerjanya main game doang setiap hari,” mungkin kalimat tersebut adalah kalimat paling sering didengar dan membuat jengkel tester game. Yah pernyataan tersebut memang tidak sepenuhnya salah, tapi tidak seindah yang terdengar juga.

Bayangkan saja kalau kamu harus memainkan game yang sama setiap hari, mengulanginya terus menerus, dan mencoba melakukan hal-hal aneh yang bisa merusak game (ya, kamu tidak salah baca). Oh jangan lupa juga, game yang kamu mainkan adalah game yang belum selesai dikembangkan, jadi jangan bandingkan dengan pengalaman bermain game normal.

Peran tester sangatlah penting, dan sayangnya tidak jarang dalam sebuah tim para developer menganggap tester layaknya karakter antagonis yang bisa merusak hidup dan game yang mereka kembangkan (tidak sepenuhnya salah juga).

Jika kamu berminat untuk menjadi tester game, pastikan saja kamu memiliki kemampuan untuk bermain game dengan baik dan juga memiliki ketelitian yang amat sangat mendetail untuk menemukan hal-hal yang kadang tidak bisa ditemukan dengan mudah. Tidak sampai di situ, kamu juga harus bisa mendeskripsikan masalah-masalah yang kamu temukan dengan sangat jelas ya.

Produser Game
Jade Raymond | Photo
Ketika berbicara soal produser, umumnya hal yang muncul di pikiran banyak orang adalah produser film atau acara TV. Cukup wajar karena memang posisi produser game di Indonesia adalah suatu pekerjaan yang amat asing. Bahkan para penikmat game pun belum tentu memahami kulit luar dari pekerjaan produser sekalipun.

Untuk memudahkan penjelasan, produser game bertanggung jawab atas jalannya sebuah projek game. Produser akan menjadi orang yang paling aktif berkomunikasi dengan penerbit ataupun perwakilan dari studio luar yang ikut terlibat dalam pengembangan (untuk tim berskala besar).

Produser akan membantu para pemimpin tim dalam membagi tugas anggota, menyusun jadwal deadline dari game yang tengah dikerjakan, dan juga berbagai aktivitas yang menuntut berbagai birokrasi dari sisi pengembang. Mengingat tanggung jawabnya yang besar, posisi produser umumnya dipegang oleh orang yang sudah memiliki pengalaman memimpin tim atau pengetahuan yang luas tentang berbagai hal.

Jurnalis Game
TIA x EV Hive Fahmi Session | Photo 1
Sebagai seorang jurnalis game, kamu akan dituntut untuk bisa menulis dengan baik dan benar, serta memiliki pemahaman yang mumpuni tentang industri game. Tidak perlu menjadi gamer yang jago bermain game untuk terjun ke profesi ini, tapi familier dengan berbagai genre jelas merupakan sebuah kewajiban tersendiri.

Pekerjaan jurnalis game meliputi pembuatan review game, menulis berita tentang video game, melakukan wawancara dengan pelaku-pelaku industri, sampai ke menyajikan konten-konten berbobot dan kritis mengenai dunia yang unik ini.

Apakah ini berarti orang yang mau menjadi jurnalis game perlu belajar jurnalistik? Belum tentu, mengingat banyak anggota tim editorial jurnalis game lokal sendiri banyak diisi dengan orang-orang dengan latar belakang edukasi yang yang tidak berhubungan dengan jurnalistik. Tapi kamu perlu mempelajari tentang berbagai kode etik jurnalistik dan tentu saja bagaimana cara menyajikan informasi dengan kalimat yang baik.

Bekerja di penerbit
Garena | Logo
Penerbit atau istilah kerennya publisher, adalah tim yang bertanggung jawab menyebarkan game yang dibuat oleh developer hingga ke tangan pemain. Meski belakangan ini peran publisher semakin minim karena munculnya berbagai platform yang memungkinkan developer agar mampu untuk self-publish, tetap saja publisher memiliki peran yang cukup penting dalam industri game, baik bagi pemain maupun developer game.

Posisi di tim penerbit juga luas, tapi umumnya penerbit akan memiliki tanggung jawab untuk melakukan kurasi apakah suatu game pantas untuk mereka terbitkan, membantu promosi ke gamer serta media, dan juga memastikan game yang telah dikembangkan dijual di toko-toko (digital ataupun fisik) yang tepat.

Di Indonesia sendiri lebih banyak penerbit game dengan skala besar daripada developer dengan skala besar. Sebut saja nama-nama seperti LYTO, Garena, Gemscool, dan masih banyak lagi.

Let's Player
Let's Play DreadOut Keepers of the Dark PART 2 | Featured
Salah satu profesi yang bisa dibilang cukup muda dalam dunia game. Beberapa tahun lalu belum pernah kita terbayangkan akan mendapatkan uang hanya dengan berteriak di depan kamera sambil memainkan game dapat menjadi salah satu profesi untuk bertahan hidup. Tetapi nyatanya orang orang seperti PewDiePie dan lainnya mampu menghasilkan jutaan dollar tiap tahunnya melalui youtube.

Pasar untuk profesi ini sebenarnya sudah cukup ramai sehingga hanya bermain game dan berteriak di depan kamera saja tidak akan cukup untuk menjamin kesuksesan dalam profesi ini. Namun jika kamu merasa kamu adalah orang yang cukup menarik, dan mampu menyajikan video let's play yang cukup menarik, tentunya tidak menutup kemungkinan kamu bisa mengikuti jejak orang seperti PewDiePie dan kawan kawan.

Pemain Game Profesional (eSport)
ESL One Manila 2016 | Photo 9
Muncul dan bangkitnya game yang cukup kompetitif di era sekarang ini juga membuka lahan pekerjaan baru dalam dunia game. Kalau kamu sangat mahir dengan bermain game, tidak ada salahnya mencoba pekerjaan yang sering dianggap remeh ini padahal membutuhkan persyaratan yang cukup berat.

Menjadi gamer profesional butuh latihan yang sangat berat. Ahli memainkan game Final Fantasy atau Flappy Bird tidak akan membuatmu menjadi seorang atlet eSport, tetapi ahli dalam memainkan game yang kompetitif melawan pemain lain akan menjadi pijakan untuk menekuni bidang ini.

Layaknya atlet olahraga biasa, usia dari atlet esport pun bisa dibilang cukup pendek. Tidak banyak atlet yang masih sangat aktif setelah menginjak usia tiga puluh. Bahkan salah satu anggota tim yang menjuarai kompetisi The International tahun lalu saja adalah seorangpemuda yang baru berusia lima belas tahun.

Lainnya
Memang masih banyak posisi lain yang bisa kamu tekuni di industri game. Mulai dari bekerja membuat platform yang mendukung ekosistem game, bekerja di perusahaan yang menyediakan jasa pembayaran game, sampai ke menjadi bagian dari tim marketing sebuah perusahaan game.

Sumber:
Tech In Asia

Rabu, 13 April 2016

Roket Raket Devlog #3

Halo halo, roket raket mau update dev log lagi nih

ok, saat ini roket raket sedang dalam tahap produksi realisasi menjadi sebuah bentuk boardgame yang siap dijual, berhubung Roket Raket sudah dipastikan hadir pada IN.GAME Expo Jogja 2016 roket raket akan menyiapkan 20 box khusus produksi awal bagi 20 pembeli pertama di Expo IN.GAME

YA! kamu nantinya akan bisa membeli 1 box roket raket untuk kamu bawa pulang dan mainkan dirumah bersama keluarga atau teman. Lalu dimana harus mencari roket raket jika mau beli?
Tenang, seperti yang sudah ditulis diatas, kami akan hadir di IN.GAME Expo 2016, dan penempatan lokasi masing masing game dengan boothnya juga sudah ditentukan, berikut drawing lokasi beserta game yang akan hadir di IN.GAME Expo 2016

Seperti yang bisa dilihat, Roket Raket berada di meja no. 3, dari pintu masuk langsung belok kanan saja, dan berada 3 meja dari meja yang paling dekat dengan pintu masuk.

Selain disini, kamu juga bisa ikuti perkembangan Roket Raket lebih banyak di fan page Facebook ROKET RAKET loo, jangan sampai ketinggalan info ya

Selasa, 12 April 2016

Kesalahan Game Developer Pemula

Istilah indie dan startup memang masih terdengar fresh dan keren bagi mahasiswa sehingga banyak mahasiswa fresh graduate yang mulai membangun startup bersama dengan teman temannya dengan bermodal keyakinan dan pengetahuan saat perkuliahan. Tidak kalah pula mulai banyak bermunculan berbagai program inkubasi, pelatihan startup, serta kompetisi yang dapat memacu semangat mereka agar mereka mampu untuk terus berkarya.

Salah satu bidang teknologi yang terkena dampak dari fenomena ini adalah dunia industri game. Industri game menjadi salah satu bidang yang paling diminati dikarenakan generasi penerus sudah mulai lebih melek teknologi dibandingkan generasi sebelumnya, bahkan sudah memiliki gadget sendiri sejak usia sekolah dasar bahkan sudah ada yang dapat melakukan pemrograman sejak usia dini. Dengan gadget tersebut mereka lebih sering gunakan untuk bermain sehingga wajar jika mereka bercita cita untuk dapat membuat game buatan mereka sendiri. Melihat forum forum dan group yang membahas tentang dunia pengembangan industri game, terdapat beberapa kesalahan yang mirip dan terus berulang oleh pemula pemula lainnya ketika mereka tidak tahu harus memulai darimana, apa sajakah kesalahan tersebut?


1. Blank, Banyak bertanya, nol eksekusi
Banyak bertanya bukanlah kesalahan... banyak bertanya tanpa eksekusi adalah kesalahan besar. Sebagian besar pemula juga menanyakan sesuatu yang biasanya sudah jelas dapat ditemukan jawabannya walau tanpa bertanya pada ahlinya. Salah satu pertanyaan legendaris para pemula adalah:

"Gan kalau download **** (menyebut nama engine), dimana ya?"
Pertanyaan 1 ini selalu membuat para developer yang sudah lebih dahulu terjun di dunia ini melakukan facepalm, sebuah pertanyaan yang sebenarnya di googling jawabannya pasti ada di paling atas. Orang orang seperti ini akan banyak menghantui forum atau group atau komunitas dengan melakukan spam pertanyaan yang kurang bermutu. Pertanyaan yang sudah sering ditanyakan, bahkan pada FAQ, source code, dan tutorial sebenarnya sudah banyak memberikan jawaban, tetapi sepertinya orang orang seperti ini memang malas mencari dan susah dididik sehingga akan sangat mengganggu forum atau group.

Karena pada dasarnya pertanyaannya sangat annoying, pastinya  pertanyaan tersebut tidak akan dijawab siapapun, dari sini mereka akan mengeluarkan jurus "maaf saya newbie", "tolong banget gan", dan sebagainya yang lebih annoying lagi. Tolonglah! kalau mau banget pertanyaanmu dijawab jangan tanyakan "gan ini kenapa ya kok eror?" atau "aku mau bikin kayak gini caranya gimana", ayolah, cari tau dulu apa masalahmu, GOOGLING, dan lebih penting Tanya yang spesifik !!

Saran dariku, pertanyaan yang bagus adalah dengan menyertakan bagian dari projectmu, misalkan:
"Gan mau implementasi sistem A nih, tapi masih eror, padahal sudah ada ini itu, ada saran lebih baik gimana?"
Pertanyaan seperti ini sudah cukup untuk memikat para ahli untuk mau menjawab pertanyaanmu, akan lebih bagus lagi jika kamu sertakan source code sehingga para ahli akan lebih tahu dimana harus mencari kesalahan yang kamu perbuat.

2. Terlalu Banyak Mimpi
Membuat game pastinya berawal dari hobi memainkannya, apalagi kalau sudah sering bermain di rental PS atau warnet. Setelah itu mulai bermimpi ingin membuat game bagus sebagus yang pernah dimainkannya mungkin DOTA atau Counter Strike dengan tambahan fitur ini itu ditambah dengan sistem itu dan lain sebagainya yang kemudian melakukan pengumuman dan rekrutmen besar besaran. Hindari hal seperti ini, seperti yang telah aku tuliskan di Bagaimana membuat game pertama dengan baik dan benar
"Aku sama teman mau bikin game online MMO 3D yang punya fitur bla bla bla, dan juga bisa bla bla bla. Karena kami baru berdua agan agan yang berminat gabung bisa PM"
Kemudian ada yang bertanya:
"Kamu jadi apanya?" || "Kita yang desain gamenya"
"Sudah pernah bikin game serupa" || "Belum, ini game pertama kita"
"Masih SMP / SMA ya?" || "Iya"
"Ada GDD nya?" || "GDD itu apa ya?"
"Pembayarannya gimana" || "Gampang, bisa diatur, nanti kita bagi hasil waktu gamenya sukses"

Terdengar menggelikan bukan?
Ayolah, kalau memang belum pernah membuat game sebelumnya belajarlah dulu buat game kecil kecilan dengan mekanik yang sederhana seperti yang aku tuliskan di artikel Bagaimana membuat game pertama dengan baik dan benar , ada banyak tips bagaimana membuat game pertamamu supaya sukses dan diterima pasar meskipun minim fitur dan gambar seadanya.

3. Sombong
Sepertinya adalah sesuatu yang umum terjadi ketika kamu berhasil menyelesaikan sebuah game menggunakan engine drag & drop tanpa pemrograman seperti Construct atau RPG Maker. Baru selesai 1 game sudah merasa jago, dewa, bisa membuat game bagus. Padahal itu hanyalah ilusi. Memang hasil keluaran yang diberikan sama persis atau sejajar, tapi ketahuilah bahwa ilmu yang kamu dapatkan selama membuat 1 game itu kalah oleh seseorang yang banyak membuat game meskipun hasilnya tidak sebagus yang kamu buat. Maka dari itu jangan sombong dulu karena jalanmu untuk membuat game sekelas AAA seperti Final Fantasy, Dark Souls, Metal Gear Solid, dan lainnya masih sangat panjang.

4. Cara promosi yang buruk
Game developer pemula ketika gamenya selesai tentunya ingin gamenya dimainkan oleh banyak orang kan, maka dari itu mereka mulai mempromosikan gamenya ke forum atau teman sendiri menggunakan gambar gambar yang bagus agar orang tertarik memainkan gamenya, sering kali gambar yang ditampilkan hanya bagian bagusnya saja tetapi setelah dimainkan orang hasilnya berbeda dengan ekspektasi sehingga user akan kecewa dan tidak mau mengikuti perkembangan game kamu lagi. Saranku lebih baik gunakan screenshot gambar yang memang ada di gamemu, apalagi ketika alpha atau beta testing ke orang orang  agar orang yang memainkan tahu bahwa masih banyak kekurangan dalam gamemu dan mau untuk memberikan feedback agar gamemu bisa jadi lebih baik lagi.

5. Mata Duitan
Keinginan membuat game karena suka bermain game sehingga memiliki ide ide cemerlang untuk membuat game adalah hal yang bagus. Akan tetapi lama kelamaan motif tersebut dapat bergeser untuk mencari keuntungan. Ingatlah bahwa kamu masih pemula, lebih baik banyak dulu belajar untuk dapat membuat game yang bagus meskipun simple daripada mulai bertanya bagaimana cara dapat duit dari game, cara pasang iklan, cara pasa In-App Purchase dan sebagainya. Hal ini sebenarnya tidak salah, tetapi juga tidak benar. Jika kamu belum bisa membuat game yang fun, yang menyenangkan dan asik untuk dimainkan, bagaimana game buatanmu akan dimainkan oleh orang orang dan bagaimana sumber pendapatan dari game mu akan berjalan?

6. Mendewakan sebuah Tool
Developer pemula awalnya akan berpikir untuk fokus pada 1 hal tapi tak mau mencoba yang lain, untuk kasus ini lebih tepatnya pada penggunaan tool ya, jadi developer pemula akan fokus untuk menggunakan 1 tool daripada harus belajar banyak tool. Beberapa tahun lalu di salah satu program televisi Net pernah ditayangkan Sarah Sechan mewawancarai anak 10 tahun yang membuat game menggunakan RPG Maker. Bila belum pernah melihat silahkan tonton berikut
Ketika beritanya booming, banyak group gamedev membicarakan hal ini. Beberapa komentar yang muncul adalah
"Masuk TV Bro :v, padahal RPG Maker kan gampang :v"
berbagai komentar yang muncul kurang lebih sama, mungkin diperhalus dengan tambahan joke, atau emotikon, bahkan ada komentar yang cukup offensive seperti "mungkin ada koneksi dengan TV", "halaa cuma pakai asset bawaan" dan sebagainya seakan akan para developer yang menggunakan engine yang lebih sulit berkata
"Itu Cuma RPG Maker! aku pakai Unity, Unreal, Blender, sini wawancarai aku!"
Iri memang boleh jika dapat membangun motivasi dan semangat agar bisa menunjukkan yang terbaik, membuat game menggunakan engine yang lebih susah juga tidak salah, akan tetapi gamer tidak serta merta memainkan game buatanmu hanya karena kamu menggunakan engine yang lebih susah, tetapi mereka melihat seberapa FUN atau ENTERTAIN game buatanmu bagi mereka. YA!! gamer melihat sebuah game bukan dari engine yang dipakai, melainkan fun yang didapatkan dari cerita, gameplay, art, story, sound, dan lain lain. Analoginya seperti beli gorengan, apa kamu pernah tanya gorengannya dimasak pakai minyak apa? penggorengan apa? spatula apa? tidak kan? kamu mau beli gorengan tersebut atau bahkan berlanganan karena gorengannya memang enak, mungkin tempatnya yang bersih, atau orangnya yang ramah


KESIMPULAN
Apabila kamu termasuk salah satu diatas, maka kamu perlu untuk memperbaiki diri agar bisa berkembang dan tidak membuat marah para ahli di bidang gamedev. Dengan mengikuti artikel ini aku berharap juga kamu bisa punya tujuan yang jelas terhadap game yang akan kamu buat, jangan lah mengejar sesuatu yang tidak perlu. Jangan paksakan belajar Unity kalau kamu ternyata bisa banyak belajar dari Construct2 atau GameMaker. Belajarlah dulu bagaimana supaya bisa membuat game dengan baik dan benar serta orang yang memainkannya bisa merasakan keseruan dari game buatanmu, barulah kamu bisa berpikir bagaiman mencari uang dengan game buatanmu tersebut

Minggu, 03 April 2016

Roket Raket Devlog #2

Setelah kami menyelesaikan art dan pendaftaran untuk expo jogja tanggal 24 April 2016, akhirnya hari ini mas Frida Dwi atau lebih dikenal dengan nama UB (Ultraman Bastard) mengumumkan hasil game apa saja yang akan ikut expo, dan hasil tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini.


Ingat tanggalnya ya, 24 April 2016, berlokasi di auditorium lt. 3 universitas Atma Jaya Yogyakarta. nanti disana selain membawa card game roket raket untuk dimainkan bersama, kami juga akan membawa beberapa box yang siap untuk dibawa pulang, beserta beberapa merchandise menarik yang dapat menghiasi barang barang yang kamu punya, hehe.

Untuk development sekarang, kami sedang survey tentang box yang cocok untuk untuk packaging roket raket, jadi selain asik dimainkan juga cocok untuk dipajang.

oya, selain di blog ini, kami juga akan update informasi mengenai roket raket di facebook fanpage kami yang dapat dikunjungi di: